Mengkudu; Kaya Manfaat, Dulu Dipuja Kini Dilupakan?

Baunya menyengat, namun khasiatnya mantap. Sempat populer beberapa tahun lalu, tapi kini nyaris tak terdengar lagi.

DULU, sekitar lebih dari satu dekade lalu, buah yang satu ini sempat populer. Tak sedikit media massa mengabarkan tentang mengkudu. Namun kini, di berbagai daerah, pohon mengkudu tumbuh liar tanpa banyak diperhatikan.

Buah yang berbentuk lonjong, dengan warna putih kehijauan dan menyebarkan bau yang sering dianggap tidak sedap ini, sebenarnya –seperti marak dibertakan dulu— memiliki khasiat luar biasa. Mengkudu adalah contoh nyata, bahwa alam sering menyembunyikan harta terbaiknya di balik bentuk yang sederhana, bahkan yang mungkin terkesan tidak menarik.

Akhir-akhir ini, banyak masyarakat yang lebih memilih menebangnya karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomi, atau sekadar membiarkannya tumbuh di pinggir jalan dan di tanah kosong tanpa diurus. Rendahnya pemahaman terhadap potensi buah ini membuat masyarakat kurang menghargainya, meski sesungguhnya pohon mengkudu bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bila dikelola dengan baik.

Sehatkan Darah

Penelitian Landari et al. (2023) menegaskan bahwa mengkudu kaya akan flavonoid. Zat ini merupakan kelompok senyawa yang dikenal luas sebagai antioksidan alami.

Flavonoid seperti flavonol dan flavanone membantu menetralkan radikal bebas, sehingga potensi manfaatnya berkaitan erat dengan pengurangan stres oksidatif dan pencegahan kerusakan sel pada berbagai jaringan tubuh.

Selain itu, penelitian Wahyudi (2022) menunjukkan bahwa buah mengkudu memiliki senyawa penting seperti scopoletin dan xeronine. Senyawa ini berkontribusi pada relaksasi pembuluh darah (vasodilatasi), sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan dapat menurunkan tekanan darah. Kandungan tersebut juga membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Mengkudu mengajarkan berbagai pihak untuk tidak menilai sesuatu hanya dari penampilan atau kesan pertama. Dari buah yang sering dipandang sebelah mata, ternyata lahir manfaat besar bagi kesehatan manusia. Di balik kesederhanaan itu tersimpan peluang besar untuk kesehatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan lingkungan.

Hanso

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *