Permintaan yang tinggi dan ketersediaan di alam yang semakin berkurang membuat harga buah ini sangat mahal. Antioksidan alaminya sangat bermanfaat bagi kesehatan pria, menjaga fungsi ereksi serta menurunkan risiko kanker prostat dan meningkatkan stamina.

COBALAH klik chanel CEDAR TV (YouTube), dan jangan heran jika buah liar yang satu ini ternyata sungguh luar biasa. Namanya ‘ciplukan’.
Dulu, buah seperti lonceng kecil ini disukai anak-anak karena rasanya manis dan agak asam. Buah yang terbungkus lapisan tipis menyerupai kertas ini mudah ditemukan di semak-semak sekitar kebun atau pinggiran hutan. Bagi petani dan orang tertentu tidak ada harganya, malah rumpunnya ditebas karena dianggap gulma.
Namun siapa sangka? Kini, buah yang dulu dianggap makanan ‘marjinal’ itu sangat mahal, bergengsi dan menyandang predikat superfood.
Kaya Nutrisi
Manfaat buah ciplukan untuk pria berasal dari berbagai kandungan nutrisi di dalamnya, seperti vitamin C, vitamin A, polifenol, flavonoid, serta mineral seperti kalium dan fosfor. Dengan rutin mengonsumsi buah ciplukan, kesehatan tubuh pria pun dapat tetap terjaga.
Polifenol, senyawa antioksidan alami dari tumbuhan, sangat bermanfaat bagi kesehatan pria dengan meningkatkan fungsi ereksi, menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko kanker (khususnya prostat), serta meningkatkan stamina. Senyawa ini melawan peradangan kronis dan radikal bebas yang memicu penyakit kardiometabolik dan penuaan.
Tanaman liar ini yang umum ditemukan di sawah, kebun, atau semak-semak dan sering dianggap gulma tersebut, kaya manfaat kesehatan. Selain vitalitas pria, buah itu bisa mengobati diabetes, menurunkan demam, dan nyeri sendi.
Nama Lain
Selain cecendet (Sunda), ciplukan juga disebut yor-yoran (Madura), kopok-kopokan (Bali), dan leletokan (Minahasa).
Ciplukan (Physalis angulata/peruviana), yang dulunya dianggap gulma atau tanaman liar, kini telah bertransformasi menjadi komoditas pasaran dengan nilai ekonomis tinggi, sering disebut sebagai golden berry atau cerendet. Permintaan yang tinggi dan ketersediaan di alam yang semakin berkurang membuat harga buah ini cukup mahal.
Harga & Peluang Pasar
Menurut beberapa sumber yang dilansir GI di dunia maya, harga ciplukan di supermarket dapat mencapai lebih dari Rp100.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Luar biasa.

Di platform marketplace (Januari 2026), harga rata-ratanya berkisar antara Rp20.000 – Rp320.000 per kilonya.
Tentunya, kini ciplukan merupakan komoditas ekspor yang menjanjikan, terutama karena kandungan nutrisinya yang tinggi (superfood).
**Bakry/ Riz**


No comment