Brian Yuliarto: “Lulusan IPB Jangan Cuma Jadi Pekerja”

Kampus perlu menyiapkan mahasiswa bukan untuk menjadi seorang pekerja, namun harapannya mereka menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat

BELUM lama ini (September lalu) acara Mata Najwa digelar di Kampus IPB Dramaga, Bogor. Tajuknya; “Kuliah Kerja dan Kenyataan”.  Acara ini menghadirkan perbincangan menarik, dengan salah-satu pembicara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.

Peran Kampus

Dalam diskusinya, Brian Yuliarto menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, khususnya IPB.

Dikatakannya, bahwa kampus bukan hanya mencetak lulusan yang siap bekerja, melainkan juga lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, mahasiswa harus menjadi “kepanjangan tangan pemerintah” dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kampus perlu didorong untuk melahirkan entitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti halnya IPB yang telah berupaya membentuk mahasiswa menjadi entrepreneur yang handal,” ujar Brian.

Kontribusi Nyata

Pernyataan ini seolah menjadi cambuk bagi para mahasiswa dan perguruan tinggi di Indonesia. Bahwa esensi pendidikan tinggi tidak berhenti pada gelar sarjana, tetapi juga pada kontribusi nyata kepada masyarakat.

Brian Yuliarto

Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya sekadar mencari pekerjaan. Lulusan harus mampu membaca peluang dan berinovasi. Pada akhirnya, lulusan didorong untuk ciptakan lapangan kerja sehingga membuka rezeki bagi banyak orang.

Cetak Entrepreneur

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pertanian dan sains, IPB memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Mendiktisaintek. IPB tidak hanya mengajarkan teori-teori pertanian di dalam kelas, tetapi juga mendorong mahasiswanya untuk melihat sektor agribisnis sebagai emas untuk berinovasi dan berwirausaha.

Ardi Setiawan,Mahasiswa ESL IPB 59

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *