Jelang Senja di Pantai Mandaong

Tuhan memberikan sumber daya dan penampakan alam untuk dikelola dengan baik oleh Manusia. Manusia yang baik, akan menggunakan akalnya untuk memaksimalkan potensi tersebut. Penataan kota dengan prinsip keselarasan antara alam dan masyarakat adalah salah satu implementasinya. Inilah Pantai Mandaong, ruang publik masyarakat Bacan.

DI LABUHA, Pulau Bacan,  tepatnya Pantai Mandaong, penataan kota yang baik berdampak terhadap kehidupan masyarakatnya. Sepanjang garis Pantai Mandaong dibangun anjungan dengan beragam fasilitas.

Penulis menyempatkan jalan-jalan sore di anjungan pantai itu. Beragam lapisan masyarakat terlihat di sana.

Ada sekumpulan pemuda yang sedang berolahraga lari sepanjang anjungan itu. Kelompok pemuda lain terlihat memanfaatkan fasilitas kebugaran outdoor yang ditata di kanan-kiri taman-taman kecilnya.

Makin sore, anjungan Pantai Mandaong makin ramai. Para orang tua berdatangan membawa anaknya. Mereka berkumpul, melepas penat seharian, sembari mengobrol, angin sepoi-sepoi menemani hangatnya perjumpaan mereka. Sementara anak-anak mereka terlihat bermain di sekitarnya. Ada yang bermain bola plastik, berlari kesana kemari, serta bermain dengan wahana ayunan dan jungkat-jungkit yang ada.

Penulis menutup sore itu dengan menikmati matahati tenggelam. Merah, oranye, kuning bercampur menghasilkan semburat indah. Tampak di kejauhan, siluet pulau sebrang dan nelayan yang pergi memancing.

Anjungan Pantai Mandaong menjadi salah satu contoh, ruang publik yang baik akan mendorong budaya yang positif terhadap masyarakat. Bisa menjadi tempat berolahraga, berkumpul, dan juga bermain semua umur.

**Aslam**

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *