Sambutan Camar di Tepi Laut Banda

Nuansa ini begitu terasa sesaat hendak merapat di pantai Pulau Buru – Maluku.

BERTERIAKLAH sebebas camar…!

Memang, secara spiritual dan dunia kesusatraan, burung camar kerap diungkapkan sebagai lambang kebebasan, kemampuan beradaptasi, dan komunikasi.

Burung Camar (Laridae sp) jarang dijumpai di kawasan pesisir pantai atau laut di Indonesia, meskipun Indonesia memiliki ribuan pulau dan pantai yang luas.Hal itu disebabkan karena burung camar cenderung menghindari daerah yang banyak dikunjungi manusia, seperti pantai yang ramai dengan aktivitas manusia dan perahu nelayan.

Namun di pesisir kepulauan Maluku, burung camar bebas beterbangan sambil ‘berteriak’ riuh. Jumlahnya yang cukup banyak bagai menghasilkan orkestrasi bersama deru angin dan debur ombak Pesisir Laut Banda.

Nuansa inilah yang terasa oleh GI, sesaat hendak merapat di pantai Pulau Buru – Maluku jelang penghujung 2024. Dan beruntung gerombolan burung-burung cantik tersebut, dengan segala aksinya sempat diabadikan lewat jepretan kamera GI.

Penjelajah Tangguh

Burung Camar umumnya berukuran sedang hingga besar, dan berwarna abu-abu atau putih. Terkadang ada juga dengan warna kehitaman di kepala atau sayap. Seperti disebutkan di awal tadi, mereka kadang berteriak atau menguak dengan suara yang keras.

Camar termasuk jenis dari famili Laridae. Hidup di pesisir pantai, muara sungai, dan pulau-pulau kecil. Paruhnya kuat, kakinya berselaput menyeusaikan diri dengan habitatnya. Jamak diketahui, bahwa burung camar berhabitat perairan.

Selain itu, juga memiliki rangka sayap yang kuat untuk membantunya dalam bermigrasi. Bagian bawah badannya didominasi warna putih. Bagian atasnya berwarna hitam atau kelabu tergantung spesiesnya.

Navigator Maritim

Burung-burung ini terkenal dengan kemampuannya untuk menavigasi antara laut dan langit, yang membuat banyak orang menganggapnya sebagai pembawa pesan antara alam yang berbeda.
Menurut para nelayan, kehadiran burung camar laut merupakan pertanda bahwa di perairan pantai tersebut terdapat banyak ikan.*(Dari laporan Aslam)

***Riz***

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *