HA IPB Awards untuk 14 Alumni Berprestasi

Himpunan Alumni IPB University Awards (HA IPB Awards) adalah penghargaan yang ke-empat kalinya diberikan kepada para alumni unggul yang berprestasi.


SIARAN Pers yang diterima GI beberapa waktu lalu menyebutkan, ada 14 kategori  yang mendapatkan penghargaan pada tahun ini. Diantaranya satu orang penerima penghargaan Lifetime Achievement, 4 lembaga yang merupakan mitra terbaik HA IPB sepanjang tahun 2024.
Selanjutnya ada empat tokoh alumni yang berperan penting dalam pengembangan organisasi HA IPB di awal berdirinya, khususnya untuk pendirian Gedung Alumni dan Masjid Alumni IPB University.

Proses Ketat
Memaknai kata award dari kamus Inggris Indonesia, yang bisa berarti memahkotai, menghadiahkan, menyerahkan, dan keputusan juri, ini memberikan pengertian, bahwa HA IPB Awards merupakan penghargaan yang diproses melalui seleksi dan penilaian yang dilakukan dengan hati-hati,” ungkap Siaran Pers itu.
Adapun tahapan-tahapan yang dilalui, sehingga terpilih para awardee, meliputi pengumpulan usulan nama-nama alumni terpilih per kategori, dari setiap alumni, komunitas alumni profesi, komunitas alumni per angkatan, lembaga otonom, dan para professional lainnya.
Proses ini dilakukan sekitar dua bulan yang pada akhirnya terpilihlah sosok yang pantas mendapat penghargaan (Award).
Siaran Pers DPP HA-IPB tersebut menyebutkan, bahwa penilaian final dilakukan oleh dewan juri independen yang berasal dari berbagai profesi alumni prominent. Ada 14 (empat belas) awardee pada tahun 2024. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
Untuk kategori Pejuang Agromaritim, DPP HA-IPB Award diberikan kepada Wildan Mustofa, S.P., M.M. Dia adalah Pemilik CV. Frinsa Agrolestari di Bandung Jawa Barat.
Wildan memulai bisnis kopi dari nol, yaitu melakukan budidaya kopi setempat. Sejak tahun 2015 mulai mengembangkan bisnis dengan partner eksportir dan membangun jaringan bisnis hingga Eropa dan Australia.  Wildan konsisten dalam budidaya dan peningkatan kualitas kopi specialties varietas khas Jawa Barat.
Selanjutnya, untuk kategori Pegiat Desa Award diberikan kepada Ir. Ciptaningtias, Ketua Desa Wisata Pentingsari, atas kiprahnya mengembangkan Desa Pentingsari yang semula merupakan desa miskin dan kini menjadi desa wisata.


Untuk kategori Pegiat Lingkungan, drh. Supriyanto pantas mendapatkan award dari para alumni IPB tersebut. Pria yang lahir di Purwosari 31 Maret 1965 itu dinilai konsisten dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, antara lain konservasi badak Sumatera, menjadi tenaga medis di Pusat Latihan Gajah Seblat, pengelolaan penangkaran rusa dan satwa lainnya, pengelolaan wisata bersama masyarakat.

Peran Nyata
Adalagi nama Ir. Abdon Nababan, Pimpinan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) serta Ketua Badan Pengurus Forest Watch Indonesia [FWI].
Abdon yang juga penerima Ramon Magsaysay Award 2017 untuk kategori Community Leadership tersebut, pernah  menjabat sebagai Sekjen AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara).
Sebagai pemimpin organisasi masyarakat adat nasional terbesar di dunia, Abdon juga mengambil peran dalam kepemimpinan kolektif gerakan masyarakat adat internasional dan terlibat dalam negosiasi tingkat tinggi. Penerima DPP HA-IPB Award 2024 ini juga dikenal sebagai juru bicara dalam forum-forum PBB mewakili major grups Indigenous Peoples.
Abdon Nababan adalah alumni Fakultas Peternakan IPB, Angkatan 19.


***Riz***



No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *