Pola tubuhnya yang seperti lumut dan kulit pohon membuatnya menyatu dengan lingkungan, hampir tidak terlihat di antara dedaunan yang lembab.
AHLI berkamuflase, tapi tidak senyap seperti seorang sniper. Demikian sejenis katak hutan yang ditemui GI di hutan Kalimantan beberapa waktu lalu. Hewan ini berisik. Di balik hutan tropis, dialah amfibi yang lebih sering terdengar daripada terlihat.

Katak Pohon Asia Everett (Rentapia everetti), atau dikenal sebagai katak pohon marmer, adalah salah satu penghuni kanopi hutan yang mengandalkan kamuflase untuk bertahan hidup.
Menyatu dengan Lingkungan
Pola hijau, coklat, dan abu-abu pada tubuh Rentapia everetti bukan hanya fitur fisik, tetapi strategi bertahan hidup. Saat tinggal di batang atau cabang pohon, warna tubuhnya membantu menghindari predator sambil mendukung kehidupan arboreal yang dijalaninya.
Sebagai katak pohon, spesies ini memiliki bantalan perekat di ujung jari yang memungkinkannya bergerak gesit di vegetasi. Sebagian besar waktunya dihabiskan di pohon, turun hanya ketika kondisi lingkungan mendukung aktivitas reproduksi.
Aktif di Malam Hari
Katak Pohon Asia Everett bersifat nokturnal. Pada malam hari, ia secara aktif mencari serangga dan invertebrata kecil. Suara panggilan jantan biasanya terdengar di sekitar area lembab atau genangan air saat musim kawin tiba.
Seperti banyak katak pohon lainnya, telur diletakkan di atas daun yang menggantung di atas air. Saat menetas, kecebong akan jatuh ke air untuk melanjutkan siklus hidupnya, menunjukkan keterkaitan erat antara kehidupan darat dan akuatik dalam fase kehidupan amfibi.
Indikator Ekosistem
Keberadaan katak seringkali menjadi penanda kondisi lingkungan yang masih terjaga. Amfibi sangat sensitif terhadap perubahan kualitas habitat, sehingga penurunan populasi seringkali merupakan sinyal pertama gangguan ekosistem.

Katak Pohon Marmer mengingatkan kita bahwa keanekaragaman hayati hutan tidak selalu hadir dalam bentuk yang mencolok. Di balik ukurannya yang kecil dan kehidupan tersembunyi, spesies ini memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.
**Tatum**


No comment