Burung madu ini memiliki ukuran kecil hanya sekitar 10 – 13 cm, hanya sekepalan tangan orang dewasa, bahkan lebih kecil.

BULUNYA merah menyala dengan paruh kecil panjang lancip. Burung kecil nan imut ini senang sekali hinggap pada pohon atau tumbuhan yang sedang berbunga. Sering kali mereka ditemukan secara individu atau berpasangan saat musim kawin.
Paruhnya yang kecil lancip begitu lincah dan akurat menghisap nektar.
Memang, mereka adalah pemakan nektar sebagai makanan utamanya. Namun tak jarang serangga kecil juga jadi santapannya.
Sebaran burung ini cukup luas, di Indonesia sendiri terjebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan banyak lagi. Foto ini diabadikan di Tanah Borneo – kalimantan beberapa waktu lalu.
Namun walaupun tersebar luas keberadaan burung kecil ini tetap terancam akibat berubahnya habitat alami mereka. Menurut IUCN Red List burung ini dikategorikan dalam Least Consern (resiko rendah)
Berperan Penting
Sepah raja sangat lincah dan gesit dan senang sekali berpindah-pindah tempat dengan cepat, cukup sulit bagi fotografer pemula tentunya untuk mendapatkan foto mereka. Selain itu mereka bereproduksi dengan cara bertelur dan membuat sarang pada pepohonan, tentu saja dengan ukuran sarang yang sesuai dengan tubuh kecilnya.

Kecil kecil begini pun banyak manfaatnya. Dalam ekologi, burung ini memiliki peran sebagai penyerbuk. Artinya, burung kecil nan anggun ini memiliki peran yang cukup vital dalam ekologi.
(Afif)


No comment