Potensi Kebun Sawit Menjual Karbonnya

Bisakah kebun kelapa sawit menjadi sumber penghasilan baru melalui penjualan karbon? Jawabannya: sangat bisa.

JAWABAN tegas itu disampaikan Muhammad Ridwan, Direktur PT. Cedar Karyatama Lestarindo (CKL) yang juga dikenal sebagai praktisi carbon accounting serta konsultan pembuatan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) perubahan iklim. Hal itu dikatakannya terkait pertanyaan host di sebuah chanel YouTube belum lama ini.  

Dalam video berdurasi sekitar dua jam itu, banyak hal menarik terkait perubahan iklim yang semakin ramai jadi perbincangan dunia akhir-akhir ini. Diskusi host dengan ahli penghitungan karbon berdarah Minang tersebut diantaranya membahas potensi nyata perkebunan kelapa sawit dalam menghasilkan carbon credit. Bagaimana mekanismenya, apa saja syaratnya, dan mengapa hal ini bisa menjadi peluang besar bagi industri sawit di masa depan.

Nilai Ekonomi Karbon

Masih di tayangan YouTub tersebut, Ridwan memaparkan dengan gamblang bagaimana kebun sawit dapat menyerap dan menyimpan karbon. Selanjutnya dijelaskan pula soal tahapan agar kebun sawit bisa menjual karbon, serta –yang tak kalah menarik lagi, ialah tentang peluang ekonomi bagi perusahaan dan petani.

“Dengan pengelolaan yang tepat, kebun sawit bukan hanya menghasilkan tandan buah segar (TBS), tetapi juga nilai hijau yang dapat dijual di pasar karbon,” ungkap Ridwan.

“sudah saatnya kita melihat, bahwa industri sawit memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim dan ekonomi berkelanjutan,” jelasnya menegaskan.

***Riz***

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *