Pohon Langka: Konservasi Sekaligus Antisipasi Climate Change

Beberapa jenis pohon langka dalam buku yang akan di-launching kali ini, tercatat nyaris ‘tinggal kenangan’ di daerah habitatnya.

SEBUAH karya baru dalam memperkaya literasi anak bangsa, khususnya di bidang kehutanan, pertanian dan lingkungan hidup, akan diluncurkan besok, Jumat (19/12/25). Kegiatan itu akan digelar di IPB University, Kampus Dramaga Bogor.

Akan hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan launching buku tersebut Dr. Ir. Walneg S. Jas sebagai Ketua Umum Himpunan Alumni IPB. Diperkirakan sejumlah ahli tumbuhan dan ekologi juga turut hadir dalam Launching dua buku yang masing-masing berjudul; 1) Pohon Langka Nusantara – Konservasi dan Alat Diplomasi Global. Strategi Jitu Pengurangan Emisi GRK – Melalui Penanaman Pohon Langka Nusantara.

Jurus Jitu

Terbitnya kedua buku ini sejalan dengan upaya antisipasi perubahan iklim yang dampaknya semakin terasa, seperti musibah hidro meteorologi (banjir & longsor) di beberapa daerah.

“Menggiatkan penanaman pohon langka sebagai salah-satu upaya penurunan emisi karbon/ gas rumah kaca (GRK) boleh dikatakan sebuah jurus jitu,” tutur salah-seorang penulis buku tersebut.

Mangapa? Karena di samping memiliki daya serap karbon yang baik, pohon langka adalah sesuatu yang unik, menarik, serta menjadi suatu kebanggaan. Disamping indah, nilai ekonomi dari pohon langka juga dapat diperoleh dari buah yang dihasilkan. Buah langka itu unik serta memiliki keunggulan komparatif sekaligus kompetitif (masih jarang di pasar).

Selain itu, dengan pelestarian dan mengoleksi pohon langka Nusantara berarti ‘mempertahankan’  keberadaan plasma nutfah Indonesia dari ancaman kepunahan. Beberapa jenis pohon langka dalam buku yang akan dilaunching kali ini, tercatat nyaris ‘tinggal kenangan’ di daerah tertentu.

***Riz***

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *