Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) BIMA IPB University mengadakan kegiatan berupa sampling ikan nila bioflok tanpa molase. Acara ini berlangsung di Kolam BIMA PKM, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan dosen pembimbing, mahasiswa, dan kelompok tani setempat.

PKM merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang menjadi hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi. Program ini dirancang oleh tim PKM yang diketuai oleh Arini Hardjanto. SE, M.Si melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) serta disponsori oleh Dierktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi agar inovasi kampus dapat diterapkan langsung di lapangan, sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Terdapat tiga skema utama PKM, yakni pengabdian berbasis masyarakat, kewirausahaan, dan kewilayahan.
Kegiatan sampling pada Sabtu (6/9) ini dilakukan untuk supervisi perkembangan budidaya nila bioflok tahun pendanaan pertama skema PKM pada tahun 2025, sekaligus memastikan metode yang digunakan berjalan sesuai rencana. Prosesnya dilakukan bertahap, diawali dengan persiapan wadah dan alat timbangan, dilanjutkan dengan pengambilan sampel ikan sebanyak ±30 ekor dari setiap kolam, lalu ditutup dengan sesi dokumentasi.
Hasil sampling menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Rata-rata bobot ikan nila sudah mencapai 40–50 gram, yang menandakan pertumbuhan optimal di tahap kedua. Ke depan, target panen ditetapkan pada ukuran 200–250 gram per ekor. Selain pengambilan sampel, tim juga melakukan pembersihan uniring. Langkah ini penting untuk menjaga kadar oksigen terlarut tetap stabil dan mempertahankan kualitas air kolam, sehingga pertumbuhan ikan dapat terus terjaga hingga masa panen.
“Berdasarkan pengambilan sampel ikan, ukuran dan berat ikannya sudah optimal,” ujar Intan, mahasiswa pendamping lapang yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, PKM BIMA menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi budidaya perikanan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan bioflok tanpa molase, diharapkan budidaya ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha perikanan yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.
Tim Pelaksana Program PKM Desa Cibanteng, Bogor


No comment