Misteri Capung Merah

Ada apa dengan judul artikel ini. Bukankah biasa jika ada warna capung yang merah…?

CAPUNG merah (Neurothemis ramburii) sering ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di sekitar perairan seperti sungai kecil, rawa, atau hutan lembap. Mungkin ada bertanya tanya, warna merah pada capung berasal dari mana?

Ternyata, jika dikaji lebih mendalam, ada penyebab warna capung merah tersebut.Warna merah pada tubuh capung ini berasal dari pigmen ommochormes dan pteridines (Futahashi&Okude 2021).  Perubahan/transisi warna ini terjadi pada capung tertentu karena ketika individu jantan mencapai kematangan seksualnya (Futahasi et.all 2012). Hal ini menunjukan bahwa capung jantan tidak serta merta merubah warna tubuhnya menjadi merah melainkan sebagai tanda tingkat kedewasaan.

Fungsi Ekologi

Ada hal yang menarik dari perubahan warna capung jantan menjadi warna terang seperti warna merah ini, menurut Journal of Zoology (2022) warna terang ini menjadi sinyal seksual. Capung jantan menggunakan warna mencolok untuk menarik betina.

Warna merah yang terang juga menunjukan kondisi capung jantan yang prima untuk bereproduksi. Hal ini menjadi strategi seksual bagi capung jantan dalam memikat betina, karena perubahan warna ini berbading lurus dengan kematangan seksual si jantan sendiri.

Terdapat fakta menarik lain bahwa warna terang merah ini merupakan hasil evolusi interaksi kompetisi territorial antar jantan. Warna merah yang mencolok memiliki arti bahwa territorial ini sudah ada penguasannya (Khan&Herberstein 2021).

Sekarang kita sudah tahu nih kenapa warna capung ada yang berwarna merah dan ternyata warna merah yang awalnya kita lihat biasa saja ternyata mimiliki makna lain dibelakangnya.

Zaki Luqman

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *