Ketonggeng: Serangga Bersenjata Cuka..?

Meski tampak menyeramkan, mereka justru pahlawan kecil yang membantu mengendalikan hama malam hari.

PERNAHKAH kalian jumpai serangga ini di rumah? Serangga ini memang mirip dengan kalajengking istilah kerennya adalah Whip Scorpions namun orang-orang sering menyebutnya dengan sebutan Ketonggeng dan ada juga daerah yang menyebutnya Kalacuka.
Whip scorpions —meski namanya mirip namun bukan kalajengking sejati, melainkan satu ordo dalam kelas Arachnida, dikenal juga sebagai Uropygi atau Thelyphonida (Encylopedia Brintannica). Ekor panjang berbentuk cambuk sebenarnya bukan senjata, melainkan organ sensor yang digunakan untuk merasakan lingkungan sekitar

Asam Cuka
Bila berjumpa dengan serangga ini dan jika kalian penasaran, serangga apa ini sebenarnya? coba saja kalian usik keberadaannya maka kalian akan mengerti mengapa serangga ini disebut Kalacuka.


Mereka memiliki kelenjar di bagian dasar ekor yang menghasilkan semprotan mengandung asam asetat (cuka) dan asam kaprilik. Inilah menjadi alas an juga ada yang memberi nama “vinegaroon” (Encylopedia Brintannica).
Serangga ini tidak berbahaya bagi manusia, jika ketemu hewan ini biasanya hanya mengangkat pedipalpus (semacam capit kecil) untuk menakuti. Kalau pun menyemprot, cairannya hanya bau asam, tidak melukai.

Pemburu Malam
Hidup di tempat gelap dan lembap, Whip scorpions hanya memiliki penglihatan terbatas—rata-rata beberapa pasang mata tapi dengan visibilitas rendah—sehingga mereka sangat bergantung pada kaki depan yang panjang sebagai antenna sensorik (A-Z Animals).
Ketonggeng adalah predator malam yang efektif mengendalikan hama. Hewan nokturnal ini aktif memburu sejak malam hari. Meski tampak menyeramkan, mereka justru pahlawan kecil yang membantu mengendalikan hama malam hari. Mereka adalah predator efektif yang memangsa serangga, kelabang, bahkan kadal kecil dengan capit (pedipalpus) yang kuat (A-Z Animals).

Zaki Luqman

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *