Jual Beli Karbon? Mengapa Tidak!

“Bisnis bergantung pada daya alam dan aset fisik untuk melakukan operasi mereka. Produk dan layanan dapat secara langsung atau tidak langsung berdampak pada lingkungan.”
IFC ESG Guidebook Tahun 2021

INI laporan tersisa dari Pelatihan penyusunan DRAM (Dokumen Rancangan Aksi Mitigasi) yang telah dilaksanakan pada 24 April 2025 lalu. Dalam salah-satu sessi, Meti Ekayani, Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, mengatakan adanya peluang bisnis di sektor FOLU (Forest and Other Land Use) dalam aksi mitigasi perubahan iklim.

Dalam kegiatan yang digelar IPB bersama PT. Cedar Karyatama Lestarindo (CKL) itu, Meti menjelaskan apa tujuan dari pedagang karbon di sektor kehutanan dan lahan ini. “Tujuannya mengatur perdagangan karbon dalam rangka pencapaian target NDC di sektor kehutanan,” jelasnya.

 “Bisnis bergantung pada daya alam dan aset fisik untuk melakukan operasi mereka. Produk dan layanan dapat secara langsung atau tidak langsung berdampak pada lingkungan,” tambah Meti.

Offset Karbon

Para peserta pelatihan begitu antusias dan memberikan beberapa pertanyaan kepada pemateri. Salah satu penanya, Arie Muhardy, bertanya mengenai sektor-sektor apa saja yang sudah berjalan dan sudah menghasilkan offset dalam proyek karbon ini.  Meti  pun menanggapinya.

“Tentunya sudah banyak sektor yang menjalankan proyek karbon ini, misalnya di sektor kehutanan, gas, air dan energi. Beberapa proyek sudah berjalan dan menghasilkan offset, diantaranya pada sektor energy,” jelasnya.

(Anamika)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *