Jangan Asal Pilih Pohon Untuk Jalur Hijau

Jalur hijau jalan harus dapat memberikan berbagai fungsi secara optimal. Salah satu fungsinya adalah untuk konservasi lingkungan. Oleh sebab itu, pemilihan pohon perlu disesuaikan dengan fungsinya.

MUNGKIN masih ada yang belum tahu, bahwa jalur hijau jalan memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga dan mendukung kehidupan kota. Bukan hanya sebatas keindahan.

Terdapat dua fungsi RTH yang erat kaitannya dengan lingkungan. Pertama ialah yang mencakup aspek ekologi dan fungsi tambahan yang meliputi aspek arsitektural, ekonomi, dan sosial. Yang kedua, yaitu fungsi ini harus digabungkan dengan dengan kebutuhan, kepentingan, dan untuk memastikan keberlanjutan kota. Oleh karena itu, pengembangan RTH di jalur hijau jalan harus mempertimbangkan jenis pohon yang dipilih.

Pohon memegang peran penting dalam jalur hijau jalan dengan berbagai fungsi utamanya. Individu setiap jenis pohon memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Pohon di jalur hijau jalan harus memiliki empat kriteria persyaratan untuk dapat dikatakan berfungsi dengan baik untuk konservasi lingkungan.

Diantaranya ialah persyaratan fungsi perlindungan dan pengendalian lingkungan, persyaratan fungsi konservasi flora dan fauna, persyaratan fungsi estetika, dan aspek kesehatan pohon.

Agar pohon benar-benar berfungsi dengan baik maka terdapat beberapa persyaratan sebagai pohon pelindung jalan harus dipenuhi. Persyaratan yang dimaksud meliputi pohon yang memiliki daun empat lebat di atasnya, batang yang kokoh dan tinggi, serta tahan terhadap patah cabang.

Disamping itu, ukuran buahnya juga harus kecil, akar yang kuat, daun yang tetap menempel, serta berumur panjang. Dan yang takalh pentingnya lagi, tidak mengandung zat beracun atau menyebabkan reaksi alergi.

Fungsi Konservasi

RTH memiliki fungsi pelestarian lingkungan yang salah satunya adalah sebagai ruang hidup satwa. Persyaratan fungsi konservasi flora dan fauna merujuk kepada beberapa komponen yang menjadi indikator berupa keanekaragaman jenis dan asli daerah setempat.

dengan demikian, sehingga mempunyai nilai dari perspektif sejarah, dapat menggambarkan situasi sosial dan budaya masyarakat, serta memiliki nilai ekonomi yang terkait dengan tingkat kelangkaan dan ancamannya.

Fungsi Estetika

Jenis pohon yang berada pada jalur hijau kota harus memiliki fungsi estetika ruang terbuka hijau. Dalam aspek estetika pohon, kriteria penilaian pohon harus memiliki variasi baik tajuk, percabangan, warna daun dan bunganya serta memiliki titik perhatian atau point of interest.

Aspek Kesehatan Pohon

Mengetahui kondisis kesehatan pohon sangat penting untuk menjadi indikator apakah pohon tersebut dalam keadaan sehat atau sakit. hal ini terutama untuk pohon-pohon yang tumbuh di jalur hijau, penting untuk memperhatikan tandatanda kerusakannya.

Beberapa pohon yang sudah berumur tua memiliki potensi untuk patah, tumbang, hingga mengalami kematian, yang dapat menimbulkan bahaya bagi lingkungan sekitar dan pengguna jalan.

**Tatum Syinta, Fahutan Ank 57**

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *