Elang Bondol: Si Predator Angkasa Laut Jawa

Maskot Ibukota Jakarta ini adalah burung predator bagi ikan, kepiting, katak, reptil kecil, serangga dan anak ayam. Keberadaannya semakin langka.

ARTIKEL ini disunting dari salah-satu short video Cedar TV. Elang Bondol, sejenis burung bertampang gagah tapi cantik ini –menurut literatur—sering ditemukan di Pulau Jawa.

Burung predator yang satu ini bahkan dikenal sebagai maskot ibu kota Jakarta.  Menurut Wikipedia, elang bondol berkuran sedang (43–51 cm), memiliki sayap yang lebar dengan ekor pendek dan membulat ketika membentang. Bagian kepala, leher dan dada berwarna putih, sisanya berwarna merah bata pucat, bagian ujung bulu primer berwarna hitam, dan tungkai berwarna kuning. Pada individu anak secara keseluruhan berwarna coklat gelap, pada beberapa bagian bergaris-garis putih mengkilap.

Eksistensinya mulai langka, sehingga termasuk ke dalam golongan satwa yang dilindungi. Hal itu dicantumkan dalam Peraturan Republik Indonesia UU No. 5 tahun 1990 dan diatur dalam PP No. 7 tahun 1999 dan Peraturan Menteri KLHK No. 106 tahun 2018.

Predator Oportunis

Makanan Elang Bondol sangat beragam (omnivora oportunis), meliputi ikan, kepiting, katak, reptil kecil, serangga, anak ayam, hewan pengerat (tikus). Bahkan bangkai dan sisa makanan pun dilahapnya.

Hewan ini sering berburu di permukaan air atau mencuri mangsa dari burung lain. Dia pun mereka juga bisa memangsa burung air lain atau memakan bangkai di sekitar pelabuhan.

***Aldo/Riz***

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *