Benteng Hijau Penjaga Pesisir

“Siapa sangka hutan berlumpur ini menjadi garda terdepan melindungi pantai, menenangkan badai, dan menyejukkan bumi?”

MAKIN banyak yang sadar, bahwa di balik akar-akar yang tampak kusut dan lumpur yang tenang, hutan mangrove menyimpan peran penting bagi kehidupan pesisir.

Mangrove adalah ekosistem unik yang hidup di perbatasan laut dan daratan, tumbuh di kawasan berlumpur yang tergenang air asin.

Selain menjadi pelindung, hutan mangrove adalah rumah bagi kepiting, ikan, udang, burung, dan berbagai jenis moluska menjadikan akar mangrove sebagai tempat berkembang biak dan mencari makan. Banyak nelayan menggantungkan hasil tangkapan mereka pada kesehatan ekosistem ini.

Penjaga Iklim

Mangrove juga berperan besar dalam menyerap karbon dioksida—bahkan lebih baik dibandingkan hutan daratan, sehingga membantu menahan laju perubahan iklim.

Sayangnya, keberadaan mangrove kian terancam oleh alih fungsi lahan, pembangunan pesisir, dan pencemaran. Kerusakan hutan mangrove berarti hilangnya pertahanan alami sekaligus menurunnya keanekaragaman hayati.

Upaya pelestarian seperti penanaman kembali, pengelolaan berbasis masyarakat, dan edukasi lingkungan menjadi langkah penting agar generasi mendatang tetap dapat menikmati manfaatnya.

Melestarikan mangrove bukan hanya soal menjaga pohon, tetapi juga menjaga kehidupan manusia. Di setiap akar yang menancap kuat ke lumpur, tersimpan harapan untuk pesisir yang lebih aman, laut yang lebih sehat, dan bumi yang lebih lestari.

Chandra, Mhs ESL IPB

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *