Pesona Sunyi Leopard Gecko

Dari hobi hingga peluang usaha, tokek hias membuka jalan baru bagi para pecinta reptil. Sunyi, sederhana, namun penuh pesona.

TOKEK, bagi banyak orang, hanyalah suara malam yang mendadak menyela kesunyian. Namun ditangan Salman, hewan itu menjelma menjadi pesona hias yang menawan. Sejak 24 Februari 2024, ia menekuni jalan yang jarang dipilih: berdagang tokek hias, khususnya Leopard Gecko – reptil mungil yang jinak, tak berisik, dan mudah dirawat.

 Asal-Usul

Leopard gecko bukanlah penghuni alam Indonesia. Ia berasal dari wilayah Timur Tengah, dengan corak bintik eksotis yang menyerupai lukisan alam.

Hewan ini hanya bisa dijumpai melalui toko hewan hias atau penjual reptil. Salman memilih untuk membiakkannya sendiri. Dengan telaten ia menumbuhkan generasi demi generasi gecko yang kelak akan menemukan rumah baru di tangan para penghobi.

Pasar dan Tantangan

Pasar utama Salman adalah mahasiswa dan pecinta reptil. Dari sekian banyak jenis, Morph Sunglow menjadi primadona: warnanya cerah, seakan menghadirkan sepotong cahaya dalam genggaman kecil. Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus.

Pendapatan yang tak menentu, harga yang sering tak sebanding dengan nilai hewan, hingga kehilangan anakan akibat kesalahan penanganan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang penuh ujian.

Jejak Digital

Di era digital, Salman menyalakan lampu kecil promosi lewat media sosial. Facebook dan Instagram (@infernogeckos) menjadi jendela yang menghubungkan Gecko dengan calon pemiliknya.

 Dari sana, ia menjalin hubungan dengan para penghobi, menghadirkan ruang baru bagi mereka yang berani melihat keindahan di balik reptil.

Keindahan dalam Diam

Dalam diamnya, Leopard Gecko seakan mengajarkan bahwa keindahan tidak selalu hadir dengan suara lantang. Ia hadir dalam gerak tenang, dalam corak bintik di tubuhnya, dalam tatapan kecil yang penuh misteri.

Bagi Salman, tokek hias bukan sekadar komoditas. Ia adalah bukti cinta pada kehidupan yang sederhana, namun sarat makna.

Ikhda Annisa, Mahasiswa ESL IPB

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *