Berkunjung ke Bisnis Hijau di Ciampea

Di toko Makmur Hijau bibit disediakan tidak banyak. Bila ada konsumen yang memesan jenis tertentu dengan jumlah partai besar, maka pesanan akan langsung dikirim dari Majalengka.

TOKO Makmur Hijau. Mendengar nama tersebut mungkin terbesit dalam pikiran, komoditas apa yang dijual toko tersebut? Ya, toko tersebut menjual bibit berbagai jenis tanaman buah-buahan dana jenis tanaman kayu.

Toko Makmur Hijau berada di Jalan Raya Cibanteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Menurut Keling, pemiliknya, toko ini sudah berjalan selama kurang lebih dua tahun. Dikisahkannya, sebelum memulai toko ini dirinya membuka usaha penjualan pembibitan di daerah Ciseeng – Kecamatan Parung.

Lebih jauh Keling berkisah, bahwa Dia berasal dari Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka. Awal mula usahanya dimulai sejak merantau dan berjualan bibit, tanpa membuka toko. Sistem yang digunakan yaitu dengan pengadaan bibit seusai pesanan konsumen.

Langkah berikutnya, usaha dilanjutkan dengan mengirim bibit langsung dari Majalengka. Hingga akhirnya memutuskan membuka toko di Kabupaten Bogor dengan pengharapan setidaknya menambah peluang konsumen untuk datang ke toko dan dapat melihat kondisi bibit yang dijual secara langsung.

Bibit Buah & Kayu

Saat ini Toko Makmur Hijau menjual bibit berbagai jenis bibit tanaman kayu dan buah-buahan. Bibit yang ditawarkan mayoritas bibit buah-buahan diproduksi dengan perkembangbiakan vegetative seperti cangkok, okulasi, dan stek.

Contoh beberapa jenis bibit buah yang dijual antaralain, Durian, Jambu, Aplukat, Matoa, Jeruk, Mangga, hingga Cengkeh. Kemudian untuk jenis bibit tanaman kayu, Keling menyebutkan bahwa ia menyediakan segala jenis tanaman kayu perlindung. Namun, yang tersedia saat ini hanya beberapa jenis yang umum seperti Mahoni, Sengon, dan Mindi.

Terkait harga, pemilik toko mengatakan bahwa beliau menjual bibit dengan harga yang menyesuaikan tingginya. Bibit yang dijual memiliki tingkat ukuran, dari yang terkecil 60-130 cm untuk komoditas bibit buah-buahan, dengan range harga mulai dari 35.000-170.000 rupiah. Untuk komoditas kayu, tinggi rata-rata 100 cm, dengan harga jual 15.000-30.000 rupiah.

Keling mengatakan bahwa dapat menjual rata-rata 500-1000 bibit perbulannya. Dengan sistem pemesanan ‘dimuka’. Harga yang ditawakan relatif lebih murah jika pemesanan dalam partai besar dibandingkan dengan satuan.

Keling menceritakan bahwa salah satu contoh konsumen partai besar yaitu developer perumahan yang memesan bibit pohon untuk kebutuhan perumahannya. Kemudian beberapa istansi pemerintahan juga pernah menjadi konsumen untuk kegiatan mereka.

Strategi Pasar

Dengan membuka toko di daerah Cibanteng, Keling memanfaatkan area lahan yang ada untuk tempat menyimpan beberapa jenis bibit, sebagai display. Stok yang tersedia biasanya jenis jenis tanaman yang paling laku, contohnya Jeruk Limo. Alasannya karena di sekitaran Cibanteng banyak yang berjualan soto Bogor.

Sistem pemesanan ‘dimuka’ memudahkan kegiatan pemelihraan bibit jadi tidak terlalu berat karena kuantitas yang disediakan tidak banyak. Bila ada konsumen yang memesan jenis yang belum tersedia dan dengan jumlah partai besar, maka pesanan akan langsung dikirim dari Majalengka.

Zaki Luqman

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *