Musamus merupakan lambang semangat kerja, gagah berani dan mahakarya prestisius. Ya, bayangkan, dengan ukuran panjang tubuh sekitar satu centi meter, musamus (rayap) khas Merauke ini mampu membuat rumah (sarang rayap) dengan tinggi mencapai lima meter. Ini artinya, rayap tersebut mampu membuat mahakarya bangunan mencapai 500 kali ukuran tubuhnya.

Bandingkan dengan karya bangsa Indonesia. Bangunan tertinggi Indonesia sekitar 333,5 meter atau 222,33 kali tinggu rata-rata. Kalau dikalikan dengan 500 kali seperti karya musamus, berarti tinggi bangunan Indonesia mestinya mencapai 750 meter. Luar biasa. Kenapa musamus mampu berprestasi sehebat itu ?

Rumah Tahan Kebakaran, Gempa & Banjir

Nilai prestisius musamus bukan hanya terletak dari ukuran bangunannya, tetapi musamus ternyata mampu membuat rumah yang tahan terhadap kebakaran. Ya, rumah musamus tahan terhadap kebakaran hutan. Jika hutan terbakar, maka rumah musamus tidak akan terpengaruh, biasanya hanya warnanya yang berubah. Warna asli rumah musamus adalah coklat tua dan jika terbakar pada beberapa sisi biasaya berubah menjadi hitam arang tetapi tidak sampai roboh dan tidak merusak bagian dalamnya.

Sudah selesaikah kehebatan musamus ? Belum ! Rumah musamus ini juga tahan terhadap gempa bumi. Bayangkan kedahsyatan teknologi musamus ini, gempa yang sering melanda, tidak mampu merobohkan bangunan rayap ini. Ada apa dibalik musamus ? Kenapa rayap ini mampu membuat suatu lompatan teknologi yang tak terkira ? Perlu penelitian lebih lanjut oleh berbagai ahli bangunan dan gempa.

Masih adakah kelebihan musamus ? Yap ! Masih ada ! Rumah musamus ternyata tahan terhadap banjir. Rumah rayap ini biasanya terletak pada areal rawa yang setiap musim hujan akan mengalami banjir. Robohkah rumah musamus karena banjir tahunan yang melanda ? Ternyata tidak ! Rumah rayap ini tetap kokoh berdiri dan tidak mengalami kerusakan berarti.

Selesaikah kedahsyatan musamus ? Belum euy ! Ternyata rumah musamus ini kerasnya seperti batu. Tidak mengherankan jika untuk pengerasan jalan di sekitar Merauke banyak menggunakan bahan dari rumah musamus. Bagian bawah musamus sering diambil oleh masyarakat sebagai pengganti batu untuk pembangunan jalan.

Selain tahan kebakaran, gempa, banjir dan keras seperti batu, ternyata dari segi estetika, musamus memiliki nilai estetika yang sungguh mengangumkan. Bentuknya menjulang tinggi dengan ornament yang berundak-undak. Biasanya bangunan musamus yang tertinggi adalah bagian tengahnya. Sedangkan di sekelilingnya dihiasi dengan bangunan yang juga tinggi menjulang tetapi tidak setinggi bangunan utamanya. Bangunan musamus ini seperti bangunan kerjaaan Bangsa Eropa tempo dulu.

Kenapa rayap ini mampu menciptakan suatu karya dengan estetika yang mengagumkan ? Siapa yang membuat desain sempurna ini ? Bagaimana cara rayap ini bekerja ? Siapa yang melakukan supervisi setiap tahapan kerja yang dilakukan oleh puluhan ribu rayap ? Manajemen seperti apa yang mereka gunakan ? Apakah pemimpin mereka sangat kharismatik sehingga perintahnya ditaati oleh semua rakyatnya ?

Ratu Adil – Bijaksana

Memang, dalam ilmu rayap, para ahli sudah mengetahui bahwa koloni rayap terorganisasi dengan rapi. Dalam setiap koloni rayap terdiri dari tiga kasta yaitu kasta ratu, pekerja dan tentara. Kasta ratu adalah kasta tertinggi yang tugasnya mengatur semua system kehidupan rayap. Ratu rayap memiliki kharisma, bijaksana dan tentu saja tidak suka berbohong, sehingga setiap ucapannya mengandung kebenaran dan seperti perintah bagi yang lain.

Rayap pekerja adalah komposisi yang biasanya terbanyak dalam suatu koloni rayap. Rayap pekerja bertugas untuk menyiapkan makanan bagi ratu dan kloninya. Rayap ini juga bertugas untuk membuat rumah rayap. Semua rayap pekerja melakukan tugas dengan senang hati, riang – gembira dan taat pada perintah sang ratu. Tidak ada yang mengeluh dan tidak ada yang membantah.

Sedangkan rayap tentara bertugas untuk pengamanan wilayah, pengamanan ratu dan pengamanan terhadap rayap pekerja yang sedang menjalankan tugasnya. Dengan adanya rayap tentara maka rakyat rayap dapat bekerja dengan aman dan tenteram.  Rayap tentara ini tidak berlaku sewenang-wenang dan tidak pula suka menakut-nakuti rayap pekerja. Semua rayap bekerja sesuai khodrat yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha Esa dan bekerja sesuai arahan Sang Ratu yang adil – bijkasana.

***MRi***