Saat ini, bumi semakin rentan terkena dampak dari perubahan iklim. Bencana alam juga semakin sering terjadi, hal ini terlihat pada bencana seperti gempa bumi, longsor, badai, dan bencana alam lain yang banyak terjadi di berbagai daerah Indonesia. Belum lagi dengan adanya pertumbuhan populasi masyarakat yang semakin meningkat terlebih di daerah perkotaan. Maka diperlukan suatu metode dan juga pendekatan yang bisa mendukung masyarakat untuk bisa melindungi hidupnya serta lingkungan sekitarnya melalui lanskap. Terutama masyarakat lokal dan daerah.

“Kesadaran akan pentingnya pengembangan lanskap yang berkelanjutan ini telah diklaim oleh United Nation (UN) dalam Sustainable Development Goals (SDGs).” Ungkap Prof. Dr. Hermanto Siregar yang memberikan sambutan dalam acara yang diselenggarakan di IPB International Convention Center (IICC) Bogor pada 14-15 November yang lalu.

Menurut Prof. Dr. Hermanto Siregar selaku Wakil Rektor bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis IPB dalam acara yang bertajuk “The 3rd International Symposium for Sustainable Landscape Development” tersebut, acara seperti ini sangat penting untuk dilakukan karena dapat membawa IPB menjadi salah satu perguruan tinggi kelas dunia.

“Seperti telah diketahui bersama, IPB telah meraih Top 51 University Rankings berdasarkan QS World University Rankings untuk subjek universitas pertanian dan kehutanan,” ujar Prof Hermanto.

Diperlukan kerjasama yang apik diantara para pemangku kepentingan agar tujuan pengembangan lanskap yang berkelanjutan dapat terlaksana.

***Yon***